SINOPSIS MAHAPUTRA ANTV EPISODE 2 TAYANG 28 JULI 2015



MAHAPUTRA-ANTV.BLOGSPOT.COM







Scene 1
Episode ini dimulai dengan Maharana Pratap pergi untuk mencari pohon mangga, dan tiba tiba melihat bendera Afghanistan Chowki, dia hendak pergi kesana, dia melihat banyaknya prajurit, dia berpikir bagaimana cara masuk kesana, dia melihat pohon mangga, lalu dia tersenyum,

Tiba tiba dia melihat sebuah gerobak dengan membawa ilalang ingin masuk ke dalam , gerobak itu akhirnya masuk kedalam, dan tak lama, Pratap keluar dari dalam ilalang itu dan langsung bersembunyi, dia melihat ada banyak prajurit, dia pergi ke pohon mangga dan berdiri di sana, dia terlihat kelelahan, tiba tiba ada yang menyentuhnya, dia sangat kaget, ternyata dia adalah saudaranya Pratap yaitu Shati .

Apa yang kau lakukan disini, Tanya Pratap

Aku memang lebih tua dari mu, tetapi aku bisa melakukan apapun yang kamu bisa, kata Shakti

Ini sangat berisiko, kata Pratap

Baiklah, Kau yang akan memetik mangganya, dan aku akan melihat mereka, kata Pratap

Tidak, kau saja yang memetiknya, aku datang ke sini untuk beberapa pekerjaan lain, kata Shakti,

Kemudian Pratap melihat kebalik dan dia melihat seorang prajurit ingin melintas dari sebelah mereka, mereka kemudian bersembunyi dibalik pohon itu

Kemudian mereka berdua memanjat pohon, Pratap senang melihat buah mangga, tiba tiba dia hampir terjatuh,

Pratap mengambil buah mangga tersebut, Shakti mengeluarkan ketapel, dan dia hendak memanah prajurit, Pratap melihatnya

Apa yang kau lakukan, Tanya Pratap

Kita tidak akan mendapatkan kesempatan seperti ini, kata Shakti

Mereka bisa menangkap kita, jangan lakukan itu, Shakti tidak mendengarkannya
, dia memanah seorang prajurit, prajurit merasa kesakitan

Siapa yang melakukan ini, kata Prajurit, kemudian prajurit itu melihat kea rah poko mangga dan mengajak temannya untuk kesana

Prajurit itu melihat lihat disekitar pohon, tak sengaja Pratap menjatuhkan mangga dan prajurit akhirnya melihat mereka yang sedang berada di pohon.

Mereka adalah anak anak dari Udai Singh, kata prajurit

Pratap dan Shakti sangat ketakutan, Prajurit memanggil prajurit lainnya dan ingin menangkap mereka. Shakti ketakutan melihat banyak prajurit yang datang untuk menangkap mereka.

Turun kalian, kata seorang Prajurit

Kemudian Pratap melempari semua prajurit dengan buah mangga yang dipegangnya, Pratap dan Shakti melompat dari pohon dan berusaha untuk kabur, Prajurit mengejar di belakang mereka.

Prajurit mencoba menyerang mereka, Pratap langsung melawan dan mengalahkan prajurit tersebut dan terus berlari.







Seorang prajurit datang ke Shams Khan dan memberitahunya,
Shams Khan senang mendengar bahwa anak anak Udai Singh datang ke wilayah mereka,

Bagus, ini akan menyenangkan untuk memberitahu Udai Singh, aku telah mendapat kesempatan emas, kata Shams Khan

Kami akan menangkap mereka dan tidak akan membiarkannya pergi, kata seorang prajurit

Tenanglah, kata Shams Khan

Aku telah menunggu kesalahan dari sisi Udai Singh, dan aku telah mendapat kesempatan itu hari ini, sebuah kesalahan yang dilakukan, kata Shams Khan lagi, kemudian dia tertawa

Di Istana
Maharani terlihat sedang sibuk membuat pengaturan, kemudian Choti Masa datang menemuinya

Tinggalkanlah tempat ini, saya yang akan mengurus sisanya, kata Choti Masa

Ditempat lain, Manjli Masa sedang sibuk memberikan perintah kepada pelayan.

Kemudian seorang pelayan ingin meletakkan pas bunga di atas meja, tiba tiba Maharani melarangnya untuk meletakkan pas bunga itu ditempat itu,

Pelayan itu bersikeras untuk meletakkannya, lalu Choti Masa datang

Kalian harus mendengarkan Maharani, karena dia adalah istri pertama Maharaj, dan kalian harus melaksanakan semua perintahnya, kata Choti Masa

Maaf, Ratu, kata pelayan

Lalu Choti Masa juga meminta maaf kepada Maharani atas kelakuan pelayan itu,

Kemudian Mereka pergi, lalu Manjli Masa menemui mereka

Maharaj hanya akan melihat Choti Masa, dia tidak akan melihat siapapun, kata Manjli Masa

Manjli Masa terus saja berbicara, dan tiba Pratap datang kesana

Aku pergi untuk mengambil buah mangga mentah untuk Choti Masa dan disana prajurit Shams Khan melihat ku, dan aku bertarung dengan mereka, kata Pratap, lalu dia menceritakan semua yang terjadi disana

Kau seharusnya tidak melakukan hal yang berbahaya seperti itu, Mewar akan membayar untuk kesalahan, kata Maharani

Didepan Istana, Rana Udai Singh datang ke istana, dan semua orang menyambutnya.

Aku pergi kesana untuk mengambil buah mangga, tapi aku juga harus menyelamatkan Shakti, kata Pratap

Kau telah melakukan kesalahan, kata Maharani

Ini adalah tanah kita, bagaimana aku bisa menjadi salah, kata Pratap.

Ini adalah kesalahan saya, saya yang mengatakan kepadanya di mana untuk mendapatkan buah mangga, kata Manjili Masa.

Ini adalah kesalahan saya, saya yang menginginkan buah mangga, saya yang telah menyuruhnya untuk mengambil buah mangga tersebut, kata Choti Masa

Ini adalah kesalahan saya, saya yang membuat Pratap melawan perintah Rana ji itu, kata Maharani

Kemudian Choti Masa mendekati Pratap dan menyentuh pipinya dan Berkata “ini bukan kesalahannya,

Rana Ji terlihat sedang memasuki istana dengan menaiki gajah, semua orang berteriak menyambutnya

Pratap, kau tidak perlu khawatir, kata Choti Masa

Kita tidak akan memberitahu Rana Ji untuk ini, kata Choti Masa,

Jika kita menyembunyikan kesalahan anak-anak kita, itu tidak akan menjadi baik, Pratap, apa yang telah kau lakukan, maka bersiaplah untuk menanggung resikonya, kata Maharani

Tiba tiba seorang pelayan datang,
Rana Ji telah sampai di istana, kata pelayan
Aku mohon, jangan katakana apapun pada Maharaj Rana Ji, kata Choti Masa

Aku tidak memiliki hak untuk menyembunyikan apa pun darinya, Pratap telah melakukan kesalahan, dan dia harus diberi hukuman. kata Maharani

Aku siap untuk menerima hukuman apapun, kata Pratap

Sebelum aku mengatakannya, kau menemui Rana ji, kata Choti Masa

Aku tidak akan menemuinya, kata Pratap

Seorang pelayan mengatakan kalau Rana Ji akan masu kedalam Istana,
Semua orang berteriak menyambut Rana Ji saat dia memasuki istana. Maharani melakukan tilak dan aarti, diikuti oleh Manjli dan Choti.

Maharani meminta Rana ji untuk berbuka puasa dan makanan. Lalu mereka berjalan menuju ruang makan. Mereka semua duduk di dekat Rana Ji dan memberikan makanan yang mereka punya padanya.

Choti Maharani, kau terlihat begitu manis, tapi bagaimana makanan yang kau buat tidak semanis dirimu?, kata Rana Ji, Choti tersenyum mendengarnya, Manjli kurang enak melihatnya

Makanlah Yang Mulia, kata Maharani

Dimana Pratap, Tanya Rana Ji, semua terlihat gugup

Apakah dia tidak datang untuk menyambutku, kata Rana Ji, dari sisi lain terlihat Pratap sedang mengintip,

Maafkan aku ayah, kata Pratap

Dia akan segera datang, dia telah menunggu Anda. Kata Choti

Iya, dia pasti akan datang, kata Manjli

Lalu Rana Ji menatap Maharani,
Maharani kau terlihat cemas, apakah semuanya baik-baik saja, kata Rana Ji

Makanlah dulu Yang Mulia, nanti saya akan menceritakan semuanya, kata Maharani

Pratap sedang berdiri dan mendengarkan mereka.

Aku akan bercerita tentang kesalahan Pratap setelah dia selesai makan, kata Maharani dalam hati

Ketika Rana Ji hendak makan, tiba tiba, seorang prajurit datang,
Yang Mulia, Shams khan datang untuk menemui anda, kata prajurit

Rana Ji terlihat marah, lalu dia berdiri ingin menemui Shams Khan

Makanlah dulu Yang Mulia, kata Maharani,

Setelah mengetahui Shams khan datang kesini, saya tidak bisa makan, kata Rana Ji, lalu dia pergi

Dipengadilan, Shams khan sedang makan buah-buahan, lalu Rana Ji datang ke sana.

Shams khan bertingkah melihat Rana Ji.

Ada apa kau datang kesini?, Tanya Rana Ji.

Semua Ratu juga duduk di pengadilan dan mendengar pembicaraan mereka.

Saya tahu bahwa kau tidak suka kalau saya datang kesini, kau sangat benci melihatku di sini, kata Shams khan

Rana Ji marah melihatnya, lalu Shams khan mengejek Rana Ji dan tertawa

Ada urusan apa kau datang kesini, kata Rana Ji marah

Saya memiliki alasan, orang orang Anda telah melanggar aturan kita, dan mereka telah memukuli prajurit saya,maki mungkin menganggapnya sebagai awal pertempuran, kata Shams Khan

Maharani terkejut mendengarnya.

Siapa pun yang melakukannya, mereka akan mendapatkan hukuman, Saya telah memberitahu rakyatku agar tidak memasuki Chowni, kata Rana Ji

Apakah Anda ingin mengetahui siapa dia, kata Shams khan

Perintah saya berlaku untuk semua orang, katakanlah.

Shams khan tertawa pada dirinya,

Aa akan menghukumnya, kata Rana Ji

Pikirkanlah hal ini, aku akan mendapatkan keadilan, kata Shams khan

Siapa orang itu, Tanya Rana Ji

Mereka adalah anak-anak Anda, kata Shams khan

Rana Ji terkejut mendengarnya, lalu Rana Ji meminta Pangeran Pratap dan Pangeran Shakti datang kepengadilan sekarang. Semua Ratu terlihat tegang.








DAFTAR SINOPSIS MAHAPUTRA ANTV

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel